Ibu

kala ku dekap tubuh ringkihmu
Kau beri senyum hangatmu
Langkahmu teresok untukku
Doamu mengiringi setiap jalanku

Kala rindu sudah berkecambuk
Hatiku seketika merutuk
Penuhi sepenggal malam menghujam
Kala lelungit terasa mencekam

Rasanya kian resah
Logikaku kian musnah
Semua harap hanya bisa menjadi ratap
Mengapa hanya sebentar tuk menetap

Hangat senyummu hanya bayang
Dekap pelukmu hanya angan
Nasihatmu terus tergiang
Tentangmu hanya dalam kenang

Hanya dalam sujud aku menyendu
Hanya dalam doa aku termangu
Hanya itu caraku merindu
Mengharapkanmu ibu

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori