Menggapai Awan

Sebuah fenomena masa lampau
Menjadi kisah sunyi dalam sejarah
Sebuah lara di masa lalu,
Menjadi tombak penguat Ibu Pertiwi

Sakit di mata tak sebanding dengan perih di dada
Aliran sungai membelah hutan dibawah siraman rembulan
Beriringan dengan rasa yang terlihat semakin nyata
Kobaran semangat bagai api membara

Tak hirau oleh duka dan lara
Abai pada peluh deras setiap detiknya
Melupakan sakit yang mengiris jiwanya
Untuk mencapai sebuah merdeka

-Dnsya_17

1 thought on “Menggapai Awan

  1. Puisi yang berjudul ‘Menggapai Awan’ singkat tetapi sarat akan makna. Buat kamu yang menulisnya, tetap semangat buatmu. Semoga tak lekas puas dengan karyamu yang kini. Hadirkan kembali karya-karya yang mungkin akan dirindukan oleh para pembaca

Tinggalkan Balasan ke Someone Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori